Buku karya Wawang Sukmoro, “GEMBA POWER! Meningkatkan Produktivitas dengan Gemba Walk, Kaizen, & Lean Six Sigma,” menegaskan bahwa produktivitas sejati lahir dari perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari. Buku ini memberikan panduan praktis yang dapat diterapkan langsung oleh pemimpin dan tim dalam berbagai organisasi untuk meraih keunggulan operasional. Download buku GEMBA POWER di link dibawah
“Perubahan nyata tidak datang dari laporan di meja, melainkan dari interaksi langsung di lapangan.” – Wawang Sukmoro
11 Prinsip Utama GEMBA POWER
1. Gemba Walk: Pergi dan Lihat Langsung
Jangan hanya mengandalkan laporan. Pemimpin perlu turun langsung ke lapangan (Gemba) untuk melihat dan memahami kondisi kerja secara nyata.
2. Kaizen sebagai Filosofi Hidup
Kaizen bukan sekadar metode kerja, tetapi filosofi hidup yang mengharuskan setiap hari lebih baik dari hari sebelumnya.
3. Refleksi Diri (Hansei) Sebelum Perbaikan
Perbaikan sejati hanya mungkin terjadi jika kita jujur mengakui adanya masalah dalam diri sendiri terlebih dahulu.
4. Fokus pada Proses, Bukan Menyalahkan Orang
Membangun budaya tanpa menyalahkan (No-Blame Culture) akan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
5. Budaya Ownership, Responsibility, Accountability (ORA)
Setiap individu harus merasa memiliki (ownership), bertanggung jawab (responsibility), dan dapat mempertanggungjawabkan hasil pekerjaannya (accountability).
6. Perubahan Kecil, Dampak Besar
“Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten membawa dampak yang besar dan berkelanjutan.”
Kaizen menekankan bahwa perbaikan kecil terus-menerus adalah kunci perubahan besar dalam jangka panjang.
7. Mengatasi Resistensi terhadap Perubahan
Bantu tim memahami bahwa Kaizen bukan beban tambahan, tetapi alat untuk mempermudah pekerjaan dan meningkatkan efisiensi.
8. Kaizen Eyes: Melihat Lebih dari yang Terlihat
Latih kemampuan melihat pemborosan dan peluang perbaikan yang sering diabaikan dalam rutinitas sehari-hari.
9. Integrasi Lean Six Sigma dengan Gemba Kaizen
Kombinasikan pendekatan PDCA dari Jepang dengan metode DMAIC dari Barat untuk membuat keputusan yang lebih baik dan optimal.
10. Visual Management sebagai Komunikasi Efektif
Gunakan visualisasi sebagai alat komunikasi efektif yang membuat informasi operasional jelas dan mudah dipahami.
11. Menyiapkan Masa Depan dengan Transformasi Digital
Integrasikan pendekatan digital dengan Lean Manufacturing 4.0 dan Supply Chain Management 4.0 agar perusahaan tetap relevan di era teknologi.

Kesimpulan Download buku GEMBA POWER
GEMBA POWER menegaskan bahwa kunci utama produktivitas adalah melakukan perubahan kecil yang konsisten melalui keterlibatan langsung di lapangan, refleksi diri yang jujur, serta integrasi metode efektif seperti Kaizen dan Lean Six Sigma. Silahkan Download buku GEMBA POWER.
Q&A seputar GEMBA POWER
Q1: Apa sebenarnya Gemba Walk itu?
A1: Gemba Walk adalah praktik manajerial di mana pemimpin perusahaan langsung turun ke lapangan untuk memahami realitas operasional secara langsung, bukan hanya dari laporan.
Q2: Apa bedanya Kaizen dengan Lean Six Sigma?
A2: Kaizen adalah filosofi perbaikan kecil berkelanjutan, sedangkan Lean Six Sigma lebih fokus pada analisis data mendalam untuk mengurangi pemborosan dan meningkatkan kualitas proses.
Q3: Mengapa refleksi diri (Hansei) penting sebelum Kaizen?
A3: Hansei penting karena membantu menyadari masalah yang sebenarnya, sehingga perubahan yang dilakukan lebih tepat sasaran dan efektif.
Q4: Bagaimana mengatasi resistensi terhadap Kaizen?
A4: Dengan memperjelas manfaat Kaizen sebagai alat yang mempermudah pekerjaan, bukan sebagai beban tambahan.
Q5: Apa peran Visual Management dalam Kaizen?
A5: Visual Management berperan dalam menyajikan informasi secara jelas dan sederhana, memastikan semua anggota tim memahami proses kerja dan tujuan organisasi.
Tentang Penulis
Wawang Sukmoro adalah seorang Senior Business Consultant dan Productivity & Profitability Mentor di PT Mitra Prima Produktivitas. Dengan pengalaman luas di bidang manufaktur dan konsultasi produktivitas, ia aktif berbagi pengetahuan melalui pelatihan, seminar, dan workshop, serta membantu banyak organisasi meraih keunggulan operasional dan profitabilitas yang berkelanjutan.